KUDUS, Penakampus.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda
Kalimantan Selatan mendorong mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi
demonstrasi di Banjarmasin pada Kamis (22/10). Dalam aksi tersebut, massa
menyampaikan tuntutan agar karhutla ditetapkan sebagai bencana nasional.
Dikutip dari Tribunnews, demonstrasi tersebut merupakan
bentuk protes terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan yang dinilai
membutuhkan perhatian lebih serius dari pemerintah. Massa menilai persoalan
karhutla perlu ditangani secara lebih luas dan terkoordinasi agar dampaknya
tidak semakin meluas.
Aksi demonstrasi tersebut juga diwarnai kericuhan yang
melibatkan mahasiswa. Di tengah situasi tersebut, tuntutan penetapan karhutla
di Kalimantan sebagai bencana nasional menjadi salah satu poin utama yang
disuarakan oleh para demonstran.
Melalui aksi tersebut, mahasiswa dan masyarakat berharap
pemerintah segera mengambil langkah nyata dalam menangani kebakaran hutan dan
lahan. Penetapan status bencana nasional diharapkan dapat mendorong penanganan
yang lebih cepat serta memperkuat upaya pencegahan agar kebakaran serupa tidak
kembali terjadi.
Massa juga berharap pemerintah memberikan perhatian
serius terhadap dampak karhutla sehingga penanganannya dapat dilakukan secara
efektif dan tidak menimbulkan kerugian yang semakin besar bagi masyarakat
maupun lingkungan.(ANG).

Posting Komentar