KUDUS, Penakampus.id - Suasana penuh haru, bangga, dan meriah tampak menyelimuti Gedung Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) pada pelaksanaan hari pertama Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda ke-77 Pascasarjana dan Sarjana, Rabu (21/10/2026). Ratusan wisudawan dari berbagai program studi merayakan momen kelulusan mereka bersama keluarga dan kerabat tercinta di lokasi acara.
Penyelenggaraan wisuda hari pertama ini menjadi momen penting bagi para mahasiswa setelah bertahun-tahun melalui dinamika perkuliahan, mulai dari padatnya kegiatan akademik, organisasi, hingga tantangan dalam merampungkan tugas akhir atau skripsi. Di balik riuhnya suasana kebahagiaan dan jepretan kamera para keluarga yang mendampingi, setiap wisudawan tentu menyimpan cerita perjuangan tersendiri untuk bisa sampai di panggung kehormatan.
Salah satu kisah perjuangan tersebut datang dari Isma Linda Setyani, wisudawati asal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Seperti kebanyakan mahasiswa tingkat akhir lainnya, Linda mengakui bahwa proses penyusunan skripsi menjadi salah satu ujian terberat yang harus ia selesaikan sebelum meraih gelar sarjana.
"Mungkin pada saat awal-awal, seperti dalam menentukan judul, karena sempat mengulang atau membuat judul ulang beberapa kali," ungkap Linda saat ditemui di sela-sela keramaian acara wisuda.
Meski sempat diuji dengan proses revisi dan pergantian judul berulang kali, kerja keras tersebut akhirnya terbayar lunas dengan kelulusannya hari ini. Tidak hanya Linda, momen wisuda hari pertama ini juga menjadi babak baru bagi para lulusan yang memiliki beragam rencana masa depan, mulai dari langsung terjun berkarier hingga berniat melanjutkan studi ke jenjang magister demi menggapai cita-cita yang lebih tinggi.
Pihak keluarga yang turut hadir mendampingi pun tidak bisa menyembunyikan rasa syukur atas kelulusan anak-anak mereka. Dukungan penuh dari orang tua diakui menjadi salah satu keberhasilan bagi para mahasiswa untuk bertahan dan mencapai kelulusannya.
"Alhamdulillah, kami sebagai orang tua tentu sangat bangga dan bersyukur anak kami bisa lulus hari ini. Perjuangannya tidak mudah, tapi kami selalu mendoakan dan memberikan dukungan penuh untuk langkah mereka ke depan," ungkap salah satu perwakilan orang tua wisudawan.
Menutup rangkaian prosesi wisuda hari pertama ini, para lulusan berprestasi turut membagikan pesan penyemangat bagi rekan-rekan mahasiswa maupun adik tingkat yang saat ini masih berjuang menyelesaikan tugas akhir mereka di kampus UMK.
"Tetap semangat buat yang sedang menyusun skripsi. Karena adik tingkat sering bertanya-tanya, jadi tetap semangat saja," pesan Linda mewakili semangat para wisudawan hari ini. (HSS)

Posting Komentar