Sumber Foto: TIM PKM
JEPARA
– Tim dosen Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada
Masyarakat (PKM) bertajuk “Financially Smart, Career Ready” di SMK
Wikrama 1 Jepara, Jumat (9/10/2026). Kegiatan yang diikuti 64 siswa itu
bertujuan membekali mereka menghadapi kehidupan setelah lulus sekolah,
khususnya dalam mengelola keuangan dan menentukan arah karier.
Tim
PKM dipimpin Nur Imam Saifuloh dengan anggota Misbakhul Maulana dan Ika Hana
Pertiwi. Mereka dibantu tiga mahasiswa, yakni Pandu dan Nashrul dari Program
Studi Manajemen serta Aulia dari Program Studi Psikologi.
Program ini dirancang karena memiliki pengetahuan
tentang cara mengelola uang belum tentu membuat seseorang terbiasa
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi tersebut dinilai relevan bagi
siswa tingkat akhir yang segera menghadapi berbagai pilihan, mulai dari
bekerja, melanjutkan pendidikan, hingga merintis usaha.
Dalam sesi literasi keuangan, siswa diajak memahami
bahwa pengelolaan uang tidak hanya bergantung pada besarnya pendapatan, tetapi
juga pada cara mengambil keputusan keuangan. Siswa terlebih dahulu diajarkan
membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum membelanjakan uang.
Selain itu, siswa diperkenalkan pada pentingnya
menyusun anggaran, membangun kebiasaan menabung, menetapkan tujuan keuangan,
dan menggunakan uang digital secara bijak. Materi juga mencakup utang dan pinjaman,
risiko pinjaman online, serta prinsip dasar investasi. Melalui materi itu,
siswa diharapkan lebih kritis dan memahami konsekuensi dari setiap keputusan
keuangan.
Pada sesi manajemen karier, siswa diajak merefleksikan
cita-cita masa kecil dan menghubungkannya dengan pilihan karier saat ini.
Mereka juga diingatkan bahwa perjalanan karier tidak selalu lurus sesuai
rencana. Perubahan minat, kesempatan, kondisi keluarga, dan tuntutan dunia
kerja dapat memengaruhi arah perjalanan seseorang.
Selain mengenali potensi dan minat, siswa didorong
menyiapkan kompetensi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan kariernya.
Kemampuan berkomunikasi dan bernegosiasi dengan orang tua juga menjadi
perhatian dalam sesi ini. Siswa pun diajak berefleksi melalui perjalanan karier
Misbakhul Maulana, anggota tim PKM yang juga alumnus SMK Wikrama 1 Jepara.
Kepala SMK Wikrama 1 Jepara, Sholikhin, menilai
program semacam ini sangat baik diberikan kepada siswa kelas XII. Menurutnya,
pendidikan perlu membekali siswa dengan lebih dari sekadar keterampilan teknis
sesuai bidang keahlian. Kemampuan mengambil keputusan dalam kehidupan nyata,
termasuk mengelola keuangan dan menentukan pilihan karier, menjadi bekal
penting.
Ia berharap, dengan perpaduan “hati dan teknologi”,
siswa tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga mampu menjalani kehidupan
secara bijak dan bertanggung jawab.

Posting Komentar