| Mahasiswa Melakuakan aksi galang dana untuk korban bencana.(foto: Risky/Pena Kampus) |
KUDUS, Penakampus.online – Badan Eksekutif Mahasiswa UMK (BEM UMK)
bersama organisasi mahasiswa (ORMAWA) melakukan penggalangan dana untuk korban bencana
tanah longsor, banjir di NTT dan NTB, serta gempa bumi di Jatim.
Aksi yang dilakukan selama dua hari ini membuahkan hasil yang tidak
sedikit. Berdasarkan laporan hasil aksi galang dana yang dikeluarkan oleh BEM
UMK melalui akun Instagramnya, total dana yang didapat pada hari Selasa
13 April yaitu sebesar Rp.6.233.300.
kemudian pada hari setelahnya total dana pada sebesar Rp.5.808.800. selain dari
aksi turun jalan, ada juga dana yang didapat dari donasi online, yaitu sebesar
Rp.59.500. sehingga total keseluruhan dari aksi galang dana tersebut sebesar
Rp.12.101.600.
Dana bantuan yang terkumpul tersebut didapat dari masyarakat sekitar titik
lokasi galang dana. Tepatnya di Simpang Empat Jember, Simpang Lima
Barongan, Simpang Tiga Ngembalrejo, dan Simpang Empat Penthol Kudus.
“Sebagian besar mereka yang ikut donasi adalah mayoritas masyarakat
Kabupaten Kudus terutama yang melalui dititik persimpangan jalan yang telah
kami tentukan.” Kata Muhammad Alvin Rizqiya, Ketua BEM UMK.
Donasi yang didapat dari aksi galang dana tersebut, rencananya akan
disalurkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk dapat diteruskan
ke lokasi terdampak bencana.
Alvin meneruskan, bencana alam yang menimpa masyarakat NTT dan NTB, serta
Jawa Timur tersebut menimbulkan rasa empati masyarakat untuk
menyalurkan bantuan. Adalah hal
yang umum jika sesame manusia untuk bisa
saling membantu.
“Kendala dalam aksi Alhamdulillah tidak ada, hanya saja kami kesulitan
untuk koordinasi dengan kawan-kawan ORMAWA diawal. Hanya itu saja,” terang nya, Sabtu
(17/04)
Alvin berharap, semoga aksi galang dana tersebut bisa bermanfaat untuk
orang yang membutuhkan dan semoga Ormawa UMK utamanya tidak mudah lelah dalam
hal-hal yang bersifat kemanusiaan seperti ini. (asy/zuh)
Posting Komentar