Pena Kampus- “Muda dan berlatenta”, itulah satu ungkapan yang tepat untuk
Delvilliana Fibri Sulistiyawati. Gadis kelahiran Kudus 4 Februari 1997 silam
itu, menyukai dunia public speaking seperti debat dalam bahasa Inggris,
MC, atau siaran radio. “Pokoknya yang
berhubungan dengan public speaking, karena emang suka ngomong
aja. Suka banget kalo disuruh presentasi presentasi gitu. Pas SMA pernah mikir
kok kayaknya seru ya jadi announcer, ntar kalo aku kuliah mau sambil jadi
penyiar radio ah, and I did it tanpa sengaja hehe,” jelas mahasiswa Pendidikan
Bahasa Inggris FKIP UMK tersebut dengan riang. Hal tersebut sesuai dengan cita
citanya, guru dan public relation di perusahaan perusahaan.
![]() |
| Doc. Pribadi |
Passionnya
didukung oleh keikutsertaannnya dalam beragam organisasi, seperti : Ketua di
ESA (English Student Association) dan manager public relation di Broadcasting
UMK. Selain sarana untuk menyalurkan passionnya, dengan berorganisasi Delvi,
sapaan akrabnya, memiliki banyak relasi, menjadi lebih tahu cara memanage
sesuatu, belajar kepemimpinan, dan mampu membagi waktu. Tentu saja, sebagai
hubungan timbal balik, Delvi pun mampu berperan dengan apik dalam organisasi
organisasi tersebut. Dia berperan aktif dalam berorganisasi. Berusaha untuk
mengenalkan organisasi itu sendiri baik di dalam maupun di luar kampus. Dia pun
berusaha untuk memiliki interaksi yang baik secara personal dengan semua
anggota, agar selaras dan akrab dengan sesama anggota.
Mengikuti
organisasi dengan beragam acara di dalamnya, juga mengerjakan tugas tugas
kampus, tak pelak membuatnya letih. Namun, dia memiliki hobi yang mampu
meringankan penatnya sesaat. Seperti : Membaca novel, mendengarkan music, dan
berfoto. Selain itu, Delvi memiliki jurus jitu untuk memaksimalkan waktunya. Pertama,
prioritaskan tugas tugas kuliah yang penting dan mendesak, baru setelah itu
menyelesaikan tugas organisasi. Kedua, komitmen yang kuat. “Karena kalau kita
nggak punya komitmen di daalam berorganisasi, kita nggak bisa bertahan sampai
akhir,” tuturnya. Selain itu, menurut mahasiswa semester 5 ini, komitmen
merupakan sebuah pendorong yang jitu agar loyalitas dalam organisasi tetap
bertahan. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa bagi Delvi, kuliah dan organisasi
merupakan dua hal yang sama pentingnya untuk meraih masa depan gemilang sesuai passion
dalam diri. (Ulya)

Posting Komentar