Kudus,
Penakampus.id – Jumat (18/7), Teater Jiwa, kegiatan mahasiswa Program Studi
Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muria Kudus (UMK), sukses memukau
penonton dengan pementasan teater berjudul "Obrok Owok Owok, Ebrek Ewek
Ewek". Digelar di Auditorium Universitas Muria Kudus, pertunjukan yang
disutradarai oleh Warih Bayu ini menyajikan kisah cinta segitiga yang dikemas
dengan apik dan relevan dengan isu-isu sosial terkini.
Lebih dari sekadar
kisah cinta segitiga antara Sumirah (penjual batik), Kusningtyas (mahasiswi
kedokteran), dan Tomy (mahasiswa seni), pementasan ini menyoroti berbagai
permasalahan sosial seperti kritik terhadap kebijakan pemerintah yang kurang
memperhatikan kesejahteraan masyarakat kecil, dan kritik terhadap perilaku
masyarakat yang suka bergosip. Melalui dialog ini, penonton diajak untuk
merenungkan pentingnya menghargai budaya lokal.
Akting para pemain
yang memukau, dipadu dengan penggunaan properti yang sederhana namun efektif,
berhasil membawa penonton larut dalam alur cerita yang dinamis dan penuh
konflik. Tata panggung yang minimalis namun efektif, atau dramatis dan
mendukung suasana semakin memperkuat daya tarik pementasan.
Respon positif
membanjiri pementasan ini, baik dari mahasiswa, dosen, maupun masyarakat umum.
Kreativitas dan keberanian Teater Jiwa dalam mengangkat isu-isu sosial yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari mendapat banyak pujian.
Kesuksesan "Obrok Owok Owok, Ebrek Ewek Ewek" membuktikan kekuatan teater sebagai media penyampaian pesan dan kritik sosial. Teater Jiwa PBSI UMK patut diapresiasi atas pementasan dan kontribusinya dalam memajukan seni pertunjukan di Kudus. Semoga Teater Jiwa terus berkarya dan menghadirkan pementasan-pementasan yang lebih inovatif dan inspiratif. (FRS)

Posting Komentar