Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Pelan Tapi Punya Tujuan

 

Buku Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Sumber: Istimewa

Penulis: Dwi Erwin Saputra, Nur Hidayah, Kholifatul Muna, Shifa Nur Syidah 

Editor: Chindy Saifani

KUDUS, Penakampus.id – Ale, seorang pekerja kantoran di Ibukota yang merasa hidupnya tidak berharga. Dia menjalani kehidupan yang sangat monoton, kerja, makan, tidur selama sepuluh tahun hingga dia mengalami gangguan depresi akut. Pada tahun ke sepuluh, dia sudah muak akan kehidupannya dan terbersit keinginannya untuk mengakhiri hidupnya.

Namun, rencananya berubah ketika ia menyadari bahwa pada kemasan obat-obatan yang hendak ia gunakan untuk bunuh diri, tertera keterangan bahwa obat harus diminum setelah makan. Hal ini membuatnya memilih mie ayam favorit sebagai makanan terakhir yang akan disantapnya. Akan tetapi, mewujudkan keinginan sederhana itu ternyata tidak semudah yang ia bayangkan.

Perjalanan Ale dalam mencari semangkuk mie ayam inilah yang menjadi inti cerita. Pencarian tersebut justru membawanya pada banyak pelajaran hidup mulai dari cara menerima diri apa adanya, melihat makna dalam hal-hal kecil di sekitarnya, menemukan kebahagiaan dari kesederhanaan, hingga akhirnya menemukan kembali alasan untuk tetap bertahan hidup.

Kisah perjalanan Ale ini tertuang dalam novel berjudul "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati" karya Brian Khrisna, yang telah tersedia di Gramedia dan berbagai toko buku lainnya.


0/Komentar