UMK Terjunkan Mahasiswa KKN Secara Daring

Sambutan - Wakil Ketua Pelaksana KKN, Dr. Wawan Shokib Rondli, M.Pd berikan sabutan pada penerjunan KKN tahun akademik 22/23 UMK. (Istimewa/P ena Kampus)

KUDUS, penakampus.online – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muria Kudus (UMK) laksanakan penerjunan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun akademik 22/23. Penerjunan dilakukan melalui konferensi daring Zoom dan Youtube.

Kegiatan KKN akan berlangsung selama satu bulan sejak 8 Agustus sampai 7 September Tahun 2022. Sedangkan  proses pelaksanaannya sendiri akan dilakukan secara semi hybrid.

KKN tahun ini mengangkat tema ‘Pemberdayaan Masyarakat Menuju Kemandirian Ekonomi, Sosial Humaniora, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi’. Tema tersebut diambil atas dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membawa arah perubahan zaman yang lebih cepat. Termasuk timbulnya masalah-masalah kehidupan, mulai dari efek pasca pandemi Covid-19.

“Salah satu masalah yang muncul pasca pandemi ini adalah masalah stunting. Sehingga menjadi salah satu program yang di prioritaskan di KKN tahun ini,” jelas Wakil Ketua Pelaksana KKN, Dr. Wawan Shokib Rondli, M.Pd. Senin (08/08).

Dr. Wawan menjelaskan diadakannya KKN ini adalah sebagai bentuk dari ketiga aspek pengabdian yaitu aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan yang digunakan yaitu melalui inter multi trans dan cross disipliner melalui partisipatif aktif mahasiswa.

Dengan demikian mahasiswa nanti dapat melakukan service learning belajar sambil memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjut dosen PGSD tersebut.

Hal ini dilakukan karena KKN merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa sekaligus melatih mahasiswa meningkatkan kapasitasnya dengan cara terlibat langsung berperan serta melakukan upaya membantu masyarakat di daerah asalnya masing masing.

Dr. Wawan juga menyebutkan manfaat KKN antara lain membekali mahasiswa, kemampuan pendekatan masyarakat dan membentuk sikap serta perilaku untuk senantiasa peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Memberi pengalaman mahasiswa belajar dalam kehidupan bermasyarakat. Mendewasakan kepribadian dan perluasan wawasan mahasiswa. Serta memberdayakan masyarakat melalui pembangunan berkelanjutan sebagai upaya mencapai kesejahteraan.

Dosen PGSD itu berharap dengan adanya KKN dapat memberikan output kepada masyarakat terhadap penerapan pola hidup baru menuju pasca pandemi covid 19. Termasuk penanggulangan dan pencegahan pasca covid yang salah satunya menjadi program prioritas yaitu percepatan penurunan stunting. (zuh/rap)

0/Komentar