Muda Berkreasi, Perjalan Karier Seorang Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Bikin Tepuk Tangan


 Caption : Muhammad Ummar sabet medali emas dalam ajang IoT

KUDUS, Penakampus.online – Muhammad Ummar, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus, berhasil menyabet medali emas dalam ajang internasional IoT, kategori edukasi. Kontes ini digelar di Auditorium UMK pada 23 Mei 2022.

Menjabat sebagai ketua, ia dan timnya menciptakan sebuah aplikasi pendeteksi kecerdasan ganda anak usia 9-14 tahun. Sejauh ini Umar telah mengikuti setidaknya 6 kompetisi nasional dan internasional.

Tak berhenti disana, lelaki kelahiran Kudus, 7 Januari 2000 ini sempat memilih gapyear selama 2 tahun. Hal ini karena setelah lulus SMA ia mendaftar di Pusat Kaderisasi DAI Jakarta dengan beasiswa penuh. Di sana, ia mempelajari mengenai dakwah Islam barulah setelah itu ia mendapatkan penempatan pengabdian di Bengkulu.

Sempat ditolak pada saat mendaftar di salah satu perguruan tinggi negeri, Umar tak patah arang. Ia memilih untuk banting stir mendaftar di program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus. Umar mengaku, selama belajar dakwah di Jakarta, ia juga sedikit banyak diasah dalam hal ketrampilan berbahasa inggris.

“Aku belajar bahasa Inggris secara otodidak. Untuk speakingnya memang semenjak di Jakarta itu beberapa kali di suruh oleh uztadz untuk menyampaikan materi dengan bahasa Inggris,” ujarnya.

Sembari berkuliah, Umar aktif di beberapa organisasi seperti ESA divisi HRD dan UKM Debat UMK jadi koordinator literasi dan kompetisi. Sehari-hari Umar magang di perpustakaan prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus. “Selain kuliah saya magang di perpustakaan prodi (SAR), dan juga menjadi tutor les di luar kampus dari anak SD-SMP,” tuturnya.

Peran orang tua juga sangat berpengaruh terhadap kesuksesan pendidikannya. Umar memegang prinsip hidup ayahnya. “Bapak pernah berpesan kamu bukan dilahirkan sebagai raja. Kamu itu dilahirkan seperti ksatria yang harus bertarung dulu baru menang. Nantinya kalau kamu sudah terbiasa yang kerasa kalau kamu menjalani hidup yang biasa aja pasti ah udah gampang ini udah pernah di level yang lebih tinggi,” ucapnya. (krb/sha/rap)

0/Komentar