![]() |
| Peserta aksi peringati Hardiknas di Alun-alun Kudus abai akan protokol kesehatan.(foto: Distrima/Pena Kampus) |
KUDUS, Penakampus.online – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa
Kudus telah mengadakan aksi di Simpang Tujuh, Senin (03/05). Aksi ini untuk
memperingati Hari Buruh dan Hari Pendidikan yang jatuh pada 1 dan 2 Mei 2021. Sayangnya,
kegiatan ini abai protokol jaga jarak.
Kasat Intelkam, AKP
Susastyo mempersilahkan penyampaian aspirasi tersebut. “Sesuai regulasi yang
ada dan berdasarkan UU No.9 tentang penyampaian pendapat, monggo silahkan dilaksanakan. Kami hanya memberikan kebijakan kepada
mereka untuk menyampaikan sesuatu yang dianggap perlu disampaikan,” tuturnya.
Meski demikian,
masyarakat yang mengikuti aksi sudah diimbau untuk tetap menerapkan protokol
kesehatan. Mengingat bahwa di Kudus masih ada beberapa zona merah. Beberapa
massa yang berasal dari luar kota juga dikhawatirkan munculnya klaster baru
Covid-19.
“Sebenarnya
berdasarkan Surat Edaran Bupati, untuk kegiatan seperti ini harusnya mereka
Rapid Test. Namun, karena situasinya mendadak dan faktor biaya, kita maklumi.
Dengan catatan, Koordinator Lapangan bisa mengondisikan anggotanya,” imbuhnya.
Sayangnya, massa
yang hadir di lapangan abai terhadap imbauan yang telah diberikan. Alih-alih
menyampaikan aspirasi, justru banyak dari mereka yang berkerumun dan tidak
menjaga jarak.
Pria yang akrab
disapa Sastyo itu berharap, masyarakat saling menjaga. “Ayolah kita sama-sama
menjaga Kudus. Kami menjaga aksi mahasiswa agar kondusif, mahasiswa juga
menjaga kami agar tidak terjadi penyebaran virus,” tutupnya. (rap)

Posting Komentar