Catur, Cabang UKM Olahraga Yang Jarang Diekspos

ilustrasi (foto: Wildan/Pena Kampus)

KUDUS, Penakampus.onlineViralnya pertandingan catur antara Dewa Kipas dengan GM (grand master) Irene berefek pada meningkatnya popularitas permainan catur. Namun berkebalikan dengan itu, Catur Universitas Muria Kudus (UMK) yang merupakan salah satu divisi dari UKM Olahraga tetap berkembang, meskipun tergolong lambat.

Nur Khamilia, Ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga menjelaskan, UKM Catur sudah didirikan sejak tahun 2018. Namun sejauh ini, perkembangannya masih tergolong lambat. “Soalnya lomba catur sendiri jarang diikuti, mungkin karena kurangnya informasi lomba ataupun kurangnya persiapan,” imbuh khamilia, Rabu (24/03)

Kurangnya keikutsertaan dalam lomba, sumber daya manusia yang kurang terlatih dan kurangnya pembinaan dianggap menjadi faktor kendala dalam memajukan UKM yang beranggotakan 20 orang ini. “Tapi untuk fasilitas alhamdulillah sudah mendukung,” lanjutnya.

Demi memajukan UKM yang perkembangannya masih lambat ini, pihaknya berencana untuk membuat latihan bersama untuk mengisi pertemuan agar sesama anggota dapat lebih saling kenal.

“Untuk latihan ada beberapa tempat yang akan digunakan, diantaranya bisa di ruangan UKM Olahraga dan yang kedua di rumah anggota. Rencananya latihan itu akan dilaksanakan pada pertengahan bulan April tahun ini.  Tentu saja selama latihan kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Radix, Ketua Olahraga Catur.(Men/zuh/rap)

0/Komentar