![]() |
KUDUS, Pena Kampus – Juru Kunci makam Raden Mas Panji (RMP) Sosro Kartono, Sunarto mengapresiasi mahasiswa dan jajaran Rektorat UMK. Apresiasi tersebut diberikan atas dilaksanakanya acara tabur bunga di makam RMP Sosro Kartono dan Makam Pahlawan Setya Pertiwi, Senin (24/08).
“Saya sangat mendukung kegiatan ini
karena mengingat perjuangan pahlawan itu penting, salah satunya dengan cara
seperti ini (ziarah ke makam pahlawan). Pahlawan-pahlawan yang dimakamkan di
sini banyak sekali sejarahnya, salah satunya Eyang Sosro Kartono ini,” ujar
pria yang sudah 30 tahun menjadi juru kunci makam RMP Sosro Kartono itu.
Menurut Sunarto zaman sekarang tidak
banyak orang yang mau mengingat jasa pahlawan. Dia mengatakan kegiatan yang
dilakukan mahasiswa dan jajaran Rektorat UMK perlu dijadikan contoh.
“Kegiatan ini contoh baik untuk
memperingati kemerdekaan, untuk mengingat jasa pahlawan. Zaman sekarang kan
orang hanya tahu enak saja, perjuangan pahlawan zaman dulu jarang ada yang mau
mengingat,” tambahnya.
Acara tabur bunga telah mendapat izin
juru kunci makam. Namun, Sunarto belum berencana menerima kunjungan umum
sementara ini. Sebelumnya makam RMP Sosro Kartono ditutup sejak Maret lalu.
Acara tabur bunga tersebut tergabung
dalam serangkaian acara Estafet Bendera Merah-Putih yang diadakan BEM UMK. Selain untuk
memperingati kemerdekaan RI, kegiatan tersebut bertujuan mengampanyekan
disiplin protokol kesehatan di era normal baru. Ada 200 masker yang dibagikan
gratis kepada masyarakat.
“Selain untuk memperingati Kemerdekaan
RI, seperti yang kita tahu saat ini Kudus masih zona merah untuk covid. Kami
membuat acara ini untuk menyuarakan disiplin dalam menjalankan protokol
kesehatan,” terang Gilar, Ketua Acara Estafet Bendera Merah-Putih. (iam/rap/Peka Online)

Posting Komentar